TIM Wing Chun Jogjakarta Kirim 6 Atlet ke Kejuaraan Wing Chun Internasional 2017

Oleh: Martha Biu

IMG_20170807_211205.jpg

TIM Wing Chun Jogjakarta akan menerjunkan enam orang atlet ke kejuaraaan wing chun internasional “The 4th Ip Man Ving Tsun Match” pada 7 Oktober 2017 nanti.

Pada kejuaraan kali ini, TIM Wing Chun Jogjakarta akan menambahkan lagi dua atlet putri nasional di kategori form. Mereka dikirim ke kejuaraan internasional setelah menang kejuaraan nasional di Solo tahun 2016 lalu. Dua atlet nasional yang berkesempatan mengikuti kejuaraan wing chun internasional tersebut adalah Pinka Zuhdiana Hapsari dan Irene Andriani Halim. Dengan mengantongi medali pada kejuaraan wing chun nasional kategori form Siu Lim Tao di Solo 2016 lalu, secara resmi mereka berhak mengikuti kejuaraan wing chun internasional.

IMG_20170807_210946.jpg

Mereka akan dikirim bersama keempat atlet lainnya yang pernah memenangkan kejuaraan wing chun internasional, yaitu Ika Sir’ana, Destyan Adiwassesa, Dwi Latif Hidayatulloh, dan Khairul Oktavian.

Diharapkan dengan adanya kejuaraan ini, bersama Federasi Wing Chun Indonesia TIM Wing Chun Jogjakarta dapat ikut berpartisipasi melahirkan generasi unggul dan membawa nama baik Indonesia.

 

Advertisements

Seminar Wing Chun Semarang 2017

image

Semangat Unity in Diversity (Bhinekka Tunggal Ika) yang terus digaungkan oleh Tradisional Ip Man Wing Chun Indonesia (TIMWC) tampaknya tidak sia- sia, melalui beladiri wing chun untuk menjaga kesatuan NKRI. Hal ini dibuktikan dengan gelaran seminar dan training bersama di region Jawa Tengah  dan Jogjakarta yang langsung dipandu oleh Shifu Martin Kusuma.

image

Acara yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jawa Tengah ini bertempat di Gedung Hiswana Migas Jateng dan dihadiri oleh puluhan member dari berbagai daerah di seputaran Jawa Tengah dan Jogjakarta, antara lain: Magelang, Demak, Kudus, Jepara dan lain-lain. Acara ini semakin menarik dengan datangnya member dari berbagai lapisan dengan tidak memandang agama, suku, jabatan, status sosial, dan ras. Semua berkumpul menjadi satu untuk berlatih wing chun.

image

Seminar dan training ini memberikan materi yang padat dan berisi, terutama tentang detail basic, form, chisao, dan berbagai macam aplikasi gerakan wing chun yang efisien dan cepat. Jadi, selama dua hari berturut- turut dari tanggal 4-5 Maret 2017 para member diberikan materi sesuai dengan levelnya, sehingga member mendapatkan detailnya dan bukan asal bermain.

image

Bagian yang tidak kalah penting di acara ini adalah silaturahmi antar member yang bertujuan untuk mempererat solidaritas antar daerah. Ke depan acara semacam ini akan banyak diadakan, agar wing chun bisa dikenal masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

image

image

Malam Cap Go Meh di Kelenteng Fuk Ling Miau

Calendar Events:

image

Untuk memeriahkan rangkaian even Imlek 2017 yaitu Cap Go Meh, TIM Wing Chun Jogja mendapatkan undangan di kelenteng Fuk Ling Miau, Gondomanan, Jogjakarta. TIM Wing Chun Jogja hadir sekaligus melakukan perform untuk mengenalkan wing chun kepada masyarakat luas terutama Jogjakarta, seperti program yang telah dicanangkan oleh TIM Wing Chun Pusat, Jakarta untuk mengedukasi masyarakat tentang wing chun Ip Man yang otentik.

image

Sambutan yang meriah diberikan oleh masyarakat yang hadir di acara malam Cap Go Meh tersebut.

image

image

Lulus Ujian Kenaikan Level, 16 Member Siap Dijamu Upacara Baishi

Oleh: Martha Biu

image

Tradisional Ip Man Wing Chun Jogja telah menyelenggarakan ujian kenaikan level. Kali ini peserta ujian berjumlah 45 orang yang merupakan member aktif gabungan dari seluruh cabang Jogja. Tingkatan peserta ujian juga bervariasi mulai dari level 1 – 3.

image

Mengingat jumlah peserta yang membeludak, pelaksanaan ujian ini dilangsungkan selama 2 hari yaitu tanggal 4 – 5 Februari 2017 di lantai 2 Jamace (Jago Martial Art Center dengan penguji sifu Martin Kusuma dan asistennya, Budi Lim.
Lulus ujian kenaikan level dan melanjutkan jenjang yang lebih tinggi tentu menjadi impian semua peserta. Namun, bagi 16 peserta level 2 yang lulus kali ini, tentu merupakan momen yang sangat spesial. Karena mereka bukan hanya mendapatkan sertifikat, melainkan juga jamuan upacara baishi oleh instruktur cabang masing-masing yang biasa dikenal sebagai upacara pengangkatan murid oleh instrukturnya.

image

Ujian kenaikan level ini, diharapkan dapat menjadi tolok ukur kemampuan praktisi wing chun. Dengan begitu baik member yang sudah lulus atau belum lulus, dapat mengevaluasi kekurangannya dan tetap giat berlatih.

Kolaborasi TIMWC Jogja dan #Hakdesh Meriahkan Panggung Atrium Hartono Mall Jogja

Oleh: Martha Biu

image

Pada perayaan Imlek tahun ayam api ini TIM Wing Chun Jogjakarta mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk turut memeriahkan panggung di Atrium Hartono Mall pada 27 Januari 2017 lalu. Untuk pertama kalinya TIM Wing Chun Jogjakarta menggandeng rekan  #Hakdesh – action choreography team pada acara penyambutan Imlek ini. Dalam pertunjukan ini TIMWC Jogja dan #Hakdesh memukau penonton dengan serangkaian pertunjukan terbaiknya.

image

Pada bagian pembuka, pertunjukan ini diawali dengan form siu lim tao dan chum kiu yang merupakan basic taolu wing chun. Sentak suara kayu pada permainan mok yan jong (boneka kayu) dan chi sao mata tertutup juga menjadi salah satu daya tarik yang paling ditunggu.

image

Kemeriahan suasana panggung berlanjut dengan pertunjukan kabaret action choreography kedua komunitas ini.

image

Proses kreatif dan persiapan pertunjukan ini memakan waktu kurang lebih hampir satu bulan. Meskipun relatif singkat, namun pertunjukan ini berhasil membuat penonton tersenyum dan memberikan applause terbaiknya.

image

38 Member TIMWC Jogja Siap Ikuti Ujian Kenaikan Level

Oleh: Martha Biu

image

Jpeg

Tradisional Ip Man Wing Chun Jogja akan mengadakan ujian kenaikan level pada Sabtu, 4 Februari 2017. Seperti sebelumnya, ujian kenaikan level ini akan dihadiri oleh Shifu Martin Kusuma sebagai penguji yang didampingi oleh instruktur utama Jogja.

Ujian kenaikan level ini akan dilaksanakan di lantai 2 Jamace (Jago Martial Art Center). Hingga artikel ini dirilis,  jumlah peserta ujian yang sudah terdaftar berjumlah 38 orang dari berbagai level. Jumlah peserta ujian kali ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya seiring dengan bertambahnya jumlah cabang dan member. Seperti diketahui, saat ini di Jogja sudah terdapat 5 cabang yakni Jamace (Jago Martial Art Center), Gedung Serba Guna RW 02 Klitren, Gedung Serba Guna Karangwaru, Aula Yayasan Seri Derma Kowani, dan Reno’x Sport Center. Sebelum hari H nanti, ada diprediksi jumlah peserta ini akan bertambah. 

Agar ujian tersebut berjalan lancar, DPW Jogja membentuk panitia kecil yang akan menangani persiapannya, seperti lokasi ujian, pendataan peserta dan lain-lain. Ya semoga berjalan lancar, semua peserta bisa lulus dan terus memperbaiki skillnya pasca ujian,” ujar ketua DPW Jogja, Pandu Surya A. saat sesi wawancara.

Sederet Atlet Jogja Bersiap Mengikuti Seleksi Pertandingan Internasional 2017

Oleh: Martha Biu

image

Pinka (tengah) atlet yang direkomendasikan dikirim ke Hong Kong

Minggu 5 Februari 2017 mendatang,Tradisional Ip Man Wing Chun Jogja melalui DPW akan mengadakan seleksi nasional atlet wing chun. Seleksi yang nantinya akan dibimbing oleh Sifu Martin Kusuma ini bertujuan untuk menguji kualitas atlet menjelang pertandingan internasional di Hongkong.

Instruktur utama Jogja mengatakan, tahun 2017 ini TIMWC Jogja akan menerjunkan beberapa atlet berprestasi. Sejumlah nama yang mendapat rekomendasi adalah atlet yang pernah bertanding di tahun sebelumnya di antaranya Ika Sir’ana, Dwi Latif Hidayatulloh, Khairul Oktavian, dan Destyan Adiwasessa.

Ia juga menyebutkan adanya atlet muda pendatang baru yang akan mengikuti seleksi, yaitu Pinka Zuhdiana Hapsari. Namanya tercatat sebagai salah satu atlet yang direkomendasikan mengikuti seleksi lantaran keberhasilannya merebut juara 1 kategori Siu Lim Tao dewasa putri pada Turnamen Wing Chun Indonesia 2016.

Seleksi atlet ini rencananya akan dilangsungkan di lantai 2 Jago Martial Art Center (Jamace). Para atlet yang dalam sesi wawancara mengaku sedang mempersiapkan seleksi form (taolu) Siu Lim Tao dan Chum Kiu. Seleksi ini diharapkan menjadi gerbang utama bagi atlet Jogja untuk ikut mengharumkan nama Indonesia pada pertandingan internasional line age Ip Man di Hong Kong pada bulan April 2017 nanti.

Benarkah Khairul Oktavian Absen dari Pertandingan Internasional 2017?

Oleh: Martha Biu

image

Semangat dan kerja keras yang baik tentu akan membuahkan hasil yang baik. Kurang lebih begitulah  yang dialami Khairul Oktavian. Atlet wing chun Internasional yang asli Bantul, Yogyakarta ini semenjak awal Desember lalu menetap di Kaifeng, Henan untuk menempuh studi di sana. Pria yang akrab dipanggil Vian ini memperoleh beasiswa kuliah di Yellow River Concervacy Technical Institute hingga 2019 mendatang.

Seperti diketahui Vian adalah penyabet juara 2nd runner up ketagori Chum Kiu dewasa putra pada pertandingan internasional line age Ip Man di Hong Kong pada tahun 2016 lalu. Selain itu,Ia juga berhasil merebut juara 1 kategori Chum Kiu dewasa putra di Turnamen Wing Chun Indonesia yang diselenggarakan oleh Federasi Wing Chun Indonesia pada Oktober 2016 lalu di Solo.

Saat ini, pertandingan wing chun internasional yang keempat sudah di depan mata. Benarkah Vian akan vakum sementara untuk menyelesaikan studinya? Mengingat sulitnya membagi waktu dan jarak untuk berlatih di kelas reguler bersama instrukturnya di Jogja, mungkinkah ia akan mengambil peluang ini?  Bila jawabannya iya, artinya dia harus berlatih secara mandiri dan mempertahankan performanya hingga seleksi atlet awal Februari nanti yang akan dibimbing oleh Sifu Martin Kusuma.

Perform Menyambut Imlek di Hartono Mall Jogjakarta

masuk-web-1a

Sehari sebelum perayaan Imlek tahun 2017, tepatnya di tanggal 27 Januari tadi malam, TIM Wing Chun Jogjakarta mendapatkan undangan untuk tampil dan memeriahkan acara di salah satu mall di Jogjakarta. Acara yang dihelat dalam rangkaian menyambut Imlek di tahun ayam api ini cukup meriah hal ini dibuktikan dengan banyaknya antusiasme masyarakat  saat TIM Wing Chun tampil.

masuk-web-2a

Masyarakat Jogja  sendiri tampaknya masih penasaran dengan beladiri dari Cina Selatan ini. Sesi acara yang membuat penonton antusias adalah permainan Mok Yan Jong dan Chi Sau dengan mata tertutup Selain itu  TIM Wing Chun juga menampilkan Siu Lim Tao dan Chum Kiu dengan berkelompok dengan Wing Chun ladies Jogja sebagai leader.

Happy Chinese New Year . Gong Xi Fat Chai

Latihan Bersama Member Jogjakarta

Jpeg

Agenda kegiatan Tradisional Ip Man Wing Chun Jogjakarta (TIM Wing Chun Jogja) di awal tahun 2017 ini adalah mengadakan acara latihan bersama semua member dari 5 cabang yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini rencananya akan dijadikan acara rutin untuk menjadi ajang silaturahmi antar member dan yang terpenting adalah sharing pengetahuan tentang wing chun itu sendiri sehingga sejalan dengan visi Tradisional Ip Man Wing Chun Indonesia untuk menyebarkan wing chun Ip Man yang otentik di seluruh Indonesia, terutama di Jogjakarta.

masuk-web-5

Latihan yang digelar pada tanggal 15 Januari  2017 ini bisa dikatakan sebagi even yang cukup penting, karena hampir setiap hari ada member baru yang bergabung dan yang mereka kenal hanya tempat latihan mereka sendiri. Diharapkan dengan latihan bersama ini semua member yang baru dan lama dari 5 cabang di Jogja dapat saling mengenal, karena di TIM Wing Chun semua anggota adalah keluarga. Sehingga di dalam praktiknya tidak ada istilah senior dan junior, semua di TIM Wing Chun sama-sama belajar, hanya yang lebih dulu belajar harus mengajari member yang lebih baru.

masuk-web-3

Pengenalan detail Chi Kung (Xi Gong)–pernapasan di Wing Chun, detail basic, dan aplikasi basic dalam fight menjadi materi pada acara yang digelar di gedung BPPTK Jogjakarta ini. Karena materi-materi tersebut adalah fondasi penting untuk mempelajari gerakan-gerakan selanjutnya, tanpa menguasai basic yang bagus, terutama kuda-kuda, sangat mustahil untuk praktisi Wing Chun belajar gerakan berikutnya dengan baik.

masuk-web-4

masuk-web-1